Pages

YANG LANGKA :AKA BEKKO HIKARI

Salam Koi lover,
Hari ini saya sangat senang sekali, karena setelah berburu beberapa lama, akhirnya ada juga koi unik dan antik yang saya idam-idamkan. Dan saya yakin stock koi ini amat sangat sedikit di Indonesia ataupun di dunia..hehe.
Koi yang saya dapat dari teman di Cirebon ini mempunyai panjang kira-kira 25cm, dengan warna oranye menyerupai varietas orenji yang terkenal itu, lengkap dengan sirip hikari yang mengkilat.Nah, keunikan koi ini terletak pada adanya sumi di badannya.Dengan perletakkan yang rapih dan bersih tidak ada shumi kecil yang menyebar di badan.
Sebenarnya kelebihan ini tidak saya perdulikan waktu koi masih baru dan bahkan sudah saya karantina.Hal ini baru saya sadari ketika beberapa langganan menanyakan varietas koi tersebut, dan kami semua kesulitan mengidentifikasi kecuali termasuk golongan kawarimono.Setelah itu saya tersadar bahwa koi ini merupakan koi yang selama ini saya idamkan..hehehe...setelah beberapa saat melakukan pengamatan saya menduga ini adalah jenis Aka Bekko Hikari.
Ternyata tidak mudah mencari koi yang benar-benar antik.Apalagi menjaga agar penampilannya terus istimewa.
This is the picture,,,,







PERAWATAN KOI BAGI PEMULA

KOI..banyak  penyuka koi baru sekarang bermunculan, ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi sedang bagus.Akan banyak permintaan yang harus dipenuhi petani-petani ikan.Kadang coz karena order yang tidak mengenal jadwal , para petani yang harusnya menerapkan karantina dengan waktu yang agak lama pada koi yang baru 'naik" dari mudpond akan memperpendek waktu karantina tersebut.Dampaknya tentu pada kesiapan koi saat dikirim ke dealer atau kios yang kadang langsung melepas/menjual koi yang baru datang.
Banyak para penyuka koi pemula yang gak sabar lagi lihat koi baru melenggak-lenggok di kolam, langsung aja main ceburin ke kolam.Dampaknya kadang menyedihkan, besoknya koi mati.kenapa..? Karena koi belum siap menerima air dan suhu di kolam baru.
So,what the hexx we should do? Ada beberapa poin yang harus diingat waktu pertama kali memelihara koi :
1.Air
2.Pakan
3.Karantina
Ok,coba kita bahas satu-satu..

1.AIR
   Air adalah tempat hidup ikan, jadi dapat disimpulkan kalo airnya tidak terawat akan mudah menyebabkan koi sakit atau mati. Agar air kualitasnya bagus dan bening maka dibutuhkan sistem filtrasi yang bagus pula.Ada beberapa sistem filterisasi,tetapi kalau kita pemula pilih yang sederhana dan mudah perawatannya.

2.PAKAN
   Pakan adalah faktor penting untuk menunjang kehidupan koi.Untuk para pemula dianjurkan pakan yang tidak terlalu mahal, agar perawatan koi tidak terlalu memberatkan.Yang perlu dimanage adalah pola pemberian pakan.Sehari sebaiknya pemberian pakan adalah 3 kali dan jangan berlebihan.selain menjaga supaya kualitas air terjaga juga menjaga supaya koi tidak terkena potbelly.

3.KARANTINA
   Karantina kaadang luput dari perhatian pecinta koi.Karena menganggap kolamnya sudah okay,bagus..masih bening menjadikan kita tidak waspada.Padahal karantina ini sangat penting.Ada dua fungsi dari tempat karantina ini
  1. Karantina ikan baru
  2. Karantina ikan sakit
  Ikan yang baru kita beli harus dikarantina, agar dia bisa menyesuaikan diri dengan suhu dan keadaan  air di lingkungan barunya.Selain itu karantina mencegah menyebaran virus yang dibawa ikan yang baru ke koi yang lama.
   Sarana karantina koi tidak harus mewah,cukup satu aquarium 1 meter x 40 cm x 50 cm.Sedang peralatannya antara lain aerator,filter,dan heater.

Itulah uraian singkat mengenai koi bagi pemula.Nanti kita akan membahas lebih jauh bagaimana keeping koi yang benar.Semoga bermanfaat,happy keeping.

KEDALAMAN KOLAM

Banyak orang beranggapan bahwa untuk bisa mendapatkan koi ukuran jumbo maka kolam harus mempunyai kedalaman 2 meter.Mungkin benar kalau anda adalah petani koi, kedalaman 2 meter merupakan upaya untuk mempercepat pembesaran koi menjadi jumbo.Tetapi apakah semua hobiis mau mengorbankan keasyikan menikmati koi yang dibeli dengan harga relatif mahal dengan menempatkan koinya di kolam 2 meter?
Menurut saya sih tidak semua orang mau,karena selain biaya,kita akan kesulitan melihat koi dengan kedalaman kolam seperti itu.Sebenarnya ada yang lebih penting dari membuat kolam lebih dalam, yaitu bagaimana membuat kualitas air tetap bagus meskipun hujan pertama mendera.Jadi kolam bisa saja cuma sedalam 1 meter atau 80cm tetapi dengan kualitas air yang baik,kemungkinan koi menjadi jumbo bisa terjadi.Ada beberapa ahli mengatakan bahwa koi jumbo adalah bawaan gen.Jadi buat apa susah-susah men"jumbo"kan koi yang kita tidak tahu asal-usulnya ?
Dengan kolam sedalam maksimal 1 meter kita masih bisa menikmati liukkan koi kesayangan dan masih bisa maintenance air secara maximal.Di tempat saya kolam cuma sedalam 75cm,tp koi masih bisa berkembang.memang tidak maksimal,tapi cukup baik untuk hobiis yang ingin melihat perkembangan koinya.Apalagi rata-rata penghobiis tidak mau berlama-lama memelihara koi sampe bertahun-tahun.Begitu ukuran 40 atau 50 cm,mereka kebanyakan akan melakukan pergantian koi dengan ukuran 25-30cm.Ini umum terjadi di Indonesia.
Jadi inti tulisan saya adalah bahwa kolam koi tidak perlu terlalu dalam,bisa saja cuma 70cm,tapi dengan filtrasi bagus maka bisa didapat koi dengan warna dan tubuh yang bagus.Makanan bagus tidak akan berpengaruh banyak pada koi yang memang kualitas sedang.Pilihlah kolam yang sesuai dengan kolam anda dan pilihlah pakan yang sesuai dengan koi anda.